Sperma Pasien Covid-19 Berpengaruh Terhadap Generasi Berikutnya
Minggu, 01 November 2020 - 19:23 WIB
Proyek ini bisa dikatakan sebagai penelitian pertama dari berbagai penelitian terhadap Covid-19. Biasanya, para peneliti cenderung mempelajari darah atau imun tubuh dari pasien Covid-19.
Bersama Profesor Rebecca Cox di Pusat Influenza Universitas Bergen, Svanes memimpin penelitian ini dengan tujuan mendapatkan petunjuk di masa depan. Hadirnya pandemi Covid-19 ini memberi kesempatan baru dan unik bagi para peneliti untuk mempelajari sistem kekebalan dan perkembangan generasi berikutnya.
Secara garis besar, semua jenis infeksi merangsang reaksi dalam sistem kekebalan tubuh kita. Tidak menutup kemungkinan juga bahwa Covid-19 akan melatih sistem kekebalan dengan cara yang baik atau buruk.
"Pengujian sebelumnya pada hewan telah menunjukkan bahwa infeksi dapat memengaruhi sistem kekebalan generasi masa depan baik secara negatif maupun positif," tambahnya.
Baca juga : Tiga Alasan Kenapa Lubang Hitam Jadi Hal Paling Menakutkan di Alam Semesta
Para peneliti percaya bahwa hubungan antara infeksi, sperma, dan keturunan adalah hasil dari perubahan epigenetik yang mempengaruhi tubuh dalam membangun protein sistem kekebalan. Para peneliti sedang mempelajari messenger-RNA, yang menerjemahkan DNA menjadi protein.
Bersama Profesor Rebecca Cox di Pusat Influenza Universitas Bergen, Svanes memimpin penelitian ini dengan tujuan mendapatkan petunjuk di masa depan. Hadirnya pandemi Covid-19 ini memberi kesempatan baru dan unik bagi para peneliti untuk mempelajari sistem kekebalan dan perkembangan generasi berikutnya.
Secara garis besar, semua jenis infeksi merangsang reaksi dalam sistem kekebalan tubuh kita. Tidak menutup kemungkinan juga bahwa Covid-19 akan melatih sistem kekebalan dengan cara yang baik atau buruk.
"Pengujian sebelumnya pada hewan telah menunjukkan bahwa infeksi dapat memengaruhi sistem kekebalan generasi masa depan baik secara negatif maupun positif," tambahnya.
Baca juga : Tiga Alasan Kenapa Lubang Hitam Jadi Hal Paling Menakutkan di Alam Semesta
Para peneliti percaya bahwa hubungan antara infeksi, sperma, dan keturunan adalah hasil dari perubahan epigenetik yang mempengaruhi tubuh dalam membangun protein sistem kekebalan. Para peneliti sedang mempelajari messenger-RNA, yang menerjemahkan DNA menjadi protein.
Lihat Juga :