Penyebaran COVID-19 di Keluarga Lebih Mengkhawatirkan dari yang Kita Duga

Sabtu, 31 Oktober 2020 - 23:46 WIB
Penyebaran COVID-19 di keluarga lebih mengkhawatirkan dari yang kita duga selama ini. Foto/Live Science/Shutterstock
WASHINGTON - COVID-19 menyebar di rumah tangga AS lebih sering daripada yang diperkirakan sebelumnya, menurut sebuah studi baru . (Baca juga: Jokowi: Pandemi Covid-19 Bukan Penghalang untuk Berkreasi )

Penelitian yang diterbitkan Jumat (30/20/2020) di jurnal Morbidity and Mortality Weekly Report ini melibatkan 191 orang di Tennessee dan Wisconsin. Mereka tinggal bersama seseorang yang baru-baru ini didiagnosis dengan COVID-19.



Dari jumlah tersebut, 102 orang menjadi terinfeksi dalam tujuh hari setelah terdaftar dalam penelitian, dengan "tingkat infeksi sekunder" sebesar 53%. Tingkat infeksi sekunder adalah persentase orang terpapar yang tertular COVID-19 dari kasus pertama.

Sekitar 75% dari infeksi sekunder ini terjadi dalam waktu lima hari sejak ART pertama jatuh sakit. "Kami mengamati bahwa, setelah seorang anggota rumah tangga pertama jatuh sakit, beberapa infeksi dengan cepat terdeteksi di dalam rumah," kata pemimpin penulis studi, Dr Carlos Grijalva, seorang Profesor Kebijakan Kesehatan di Vanderbilt University Medical Center di Nashville, AS, dalam sebuah pernyataan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!