Diprediksi Terjadi 12 Bulan Lagi, Es Alaska Picu Tsunami Setinggi Ratusan Meter

Selasa, 20 Oktober 2020 - 23:37 WIB
Gletser Cascade, Barry dan Coxe di Prince William Sound, Alaska. Pencairan es di Alaska bisa menimbulkan mega-tsunami yang belum pernah terjadi sebelumnya. Foto/Live Science/Shutterstock
JAKARTA - Mega-tsunami di Alaska yang dipicu oleh longsoran batu yang dibiarkan tidak stabil setelah pencairan gletser kemungkinan besar akan terjadi dalam dua dekade mendatang. Bahkan para ilmuwan khawatir, mega-tsunami itu bisa terjadi dalam 12 bulan (1 tahun) ke depan. (Baca juga: Gempa Magnitudo 7,5 Guncang Alaska, Picu Peringatan Tsunami )

Laman Live Science melaporkan, sekelompok ilmuwan memperingatkan prospek bencana yang akan datang di Prince William Sound dalam surat terbuka kepada Departemen Sumber Daya Alam Alaska (ADNR) pada bulan Mei 2020.



Meski potensi risiko tanah longsor semacam itu sangat serius, masih banyak yang tidak diketahui tentang bagaimana atau kapan bencana ini bisa terjadi. Yang jelas adalah retret gletser di Prince William Sound, di sepanjang pantai selatan Alaska, tampaknya berdampak pada lereng gunung di atas Barry Arm, sekitar 97 kilometer (60 mil) di timur Anchorage.

Analisis citra satelit menunjukkan saat Gletser Barry mundur dari Barry Arm karena pencairan yang sedang berlangsung, bekas "luka" berbatu besar muncul di permukaan gunung di atasnya.



Gletser Barry, terlihat pada September 2013. Foto/Lauren Dauphin/NASA Earth Observatory/USGS

Ini menunjukkan tanah longsor yang bertahap dan bergerak lambat sudah terjadi di atas fjord. Tetapi jika permukaan batu tiba-tiba memberi jalan, konsekuensinya bisa mengerikan. Meski terpencil, ini adalah kawasan yang sering dikunjungi oleh kapal komersial dan rekreasi, termasuk kapal pesiar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!