Xiaomi Rilis Pembaruan Browser untuk Tangkis Dugaan Pengumpulan Data
Rabu, 06 Mei 2020 - 18:47 WIB
Xiaomi dituding mengumpulkan informasi tentang aplikasi yang digunakan dan data yang dibuka di perangkat. Laporan itu mengutip beberapa peneliti keamanan, termasuk Gabi Cirling yang mengatakan peramban default Xiaomi pada Redmi Note 8-nya, mencatat semua situs yang dikunjungi, termasuk permintaan mesin pencari.
Praktik itu bahkan masih berjalan ketika dia menggunakan mode incognito. Laporan itu melanjutkan ke detail bahwa data pengguna dikirim ke server di Rusia dan Singapura.
Xiaomi diketahui membantah tudingan tersebut. Mereka mengatakan telah menuruti hukum dan regulasi perlindungan privasi pengguna di negara-negara tempat mereka beroperasi.
Praktik itu bahkan masih berjalan ketika dia menggunakan mode incognito. Laporan itu melanjutkan ke detail bahwa data pengguna dikirim ke server di Rusia dan Singapura.
Xiaomi diketahui membantah tudingan tersebut. Mereka mengatakan telah menuruti hukum dan regulasi perlindungan privasi pengguna di negara-negara tempat mereka beroperasi.
(iqb)
Lihat Juga :