Chipset untuk Samsung Galaxy S21 Series Masih Misterius
Senin, 05 Oktober 2020 - 13:49 WIB
Tes Geekbench baru-baru ini dari Exynos 2100 yang diduga berjalan pada Galaxy S21 + (Plus) memiliki skor single-core 1038 dan skor multi-core 3060. Foto/Ist
SEOUL - Samsung baru akan mengumumkan keluarga unggulan terbarun ya di seri "S" bulan Februari tahun depan. Namun rencana kehadiran Galaxy S21 sudah bikin ramai ranah jagad maya. (Baca juga: YouTube 4K Akhirnya Tersedia di Apple TV, iPad dan iPhone )
Sebuah tweet yang disebarkan pada Sabtu lalu oleh leakers, MauriQHD (@MauriQHD), menyebutkan chipset Exynos berikutnya akan diperkenalkan oleh Samsung kapan saja. Menurut tweet tersebut, Exynos 2100 akan menjadi penerus dari Exynos 990.
Tes Geekbench baru-baru ini dari Exynos 2100 yang diduga berjalan pada Galaxy S21 + (Plus) memiliki skor single-core 1038 dan skor multi-core 3060. Itu artinya masih kalah dibandingkan hasil Geekbench yang baru-baru ini di-posting untuk Apple A14 Bionic SoC yang akan memberi daya pada seri iPhone 12.
Chip itu diuji saat mentenagai iPad, memiliki skor single-core dan multi-core masing-masing 1.583 dan 4.198. Pada titik ini, ada kemungkinan skor Exynos 2100 didasarkan pada pengujian menggunakan firmware yang tidak dioptimalkan sehingga Giz China merasa perlu menunda untuk membuat perbandingan langsung.
Sebuah tweet yang disebarkan pada Sabtu lalu oleh leakers, MauriQHD (@MauriQHD), menyebutkan chipset Exynos berikutnya akan diperkenalkan oleh Samsung kapan saja. Menurut tweet tersebut, Exynos 2100 akan menjadi penerus dari Exynos 990.
Tes Geekbench baru-baru ini dari Exynos 2100 yang diduga berjalan pada Galaxy S21 + (Plus) memiliki skor single-core 1038 dan skor multi-core 3060. Itu artinya masih kalah dibandingkan hasil Geekbench yang baru-baru ini di-posting untuk Apple A14 Bionic SoC yang akan memberi daya pada seri iPhone 12.
Chip itu diuji saat mentenagai iPad, memiliki skor single-core dan multi-core masing-masing 1.583 dan 4.198. Pada titik ini, ada kemungkinan skor Exynos 2100 didasarkan pada pengujian menggunakan firmware yang tidak dioptimalkan sehingga Giz China merasa perlu menunda untuk membuat perbandingan langsung.
Lihat Juga :