OnePlus Tersingkir dari AS, Apple dan Samsung Untung Besar
Rabu, 15 Juli 2026 - 09:15 WIB
Kenaikan tajam harga komponen memori dan penyimpanan telah mendorong kenaikan biaya produksi ponsel pintar. Sebagian besar produsen terpaksa menaikkan harga produk mereka.
OnePlus, yang sudah berjuang untuk mendapatkan pangsa pasar di AS, praktis tidak memiliki ruang untuk menyerap biaya tambahan, yang semakin mengurangi daya saingnya.
Laporan tersebut menyatakan bahwa OnePlus dan OPPO akan terus menyediakan pembaruan perangkat lunak sepanjang siklus hidup produk, tetapi model ponsel pintar mendatang tidak akan lagi tersedia di AS atau Eropa.
Saat ini, stok barang sedang dilikuidasi, sementara OnePlus tetap bungkam mengenai posisinya di wilayah seperti India dan Tiongkok. Singkatnya, para pengamat percaya bahwa sulit untuk mengharapkan lebih banyak lagi dari OnePlus setelah seri OnePlus 16.
Dengan kata lain, jika skenario di atas menjadi kenyataan, OnePlus 16 bisa menjadi salah satu model smartphone terakhir perusahaan sebelum merek tersebut menarik diri dari dua pasar penting: AS dan Eropa.
OnePlus, yang sudah berjuang untuk mendapatkan pangsa pasar di AS, praktis tidak memiliki ruang untuk menyerap biaya tambahan, yang semakin mengurangi daya saingnya.
Laporan tersebut menyatakan bahwa OnePlus dan OPPO akan terus menyediakan pembaruan perangkat lunak sepanjang siklus hidup produk, tetapi model ponsel pintar mendatang tidak akan lagi tersedia di AS atau Eropa.
Saat ini, stok barang sedang dilikuidasi, sementara OnePlus tetap bungkam mengenai posisinya di wilayah seperti India dan Tiongkok. Singkatnya, para pengamat percaya bahwa sulit untuk mengharapkan lebih banyak lagi dari OnePlus setelah seri OnePlus 16.
Dengan kata lain, jika skenario di atas menjadi kenyataan, OnePlus 16 bisa menjadi salah satu model smartphone terakhir perusahaan sebelum merek tersebut menarik diri dari dua pasar penting: AS dan Eropa.
(wbs)
Lihat Juga :