Apple Gugat OpenAI: Rahasia Dagang Diduga Dibawa Kabur Lewat Mantan Karyawan

Senin, 13 Juli 2026 - 10:40 WIB
Apple menambahkan, saat mewawancarai karyawan Apple yang masih aktif untuk posisi di OpenAI, pewawancara diduga meminta kandidat "membawa komponen asli" sebagai "alat peraga" dalam sesi wawancara.

Apple menyebut seluruh pihak yang digugat "bertindak bersama sebagai satu entitas, mengeksploitasi informasi rahasia Apple untuk memuluskan langkah OpenAI masuk ke pasar perangkat keras konsumen."

Respons OpenAI dan Apple

Juru bicara OpenAI, Drew Pusateri, membantah tuduhan tersebut. "Kami tidak berkepentingan dengan rahasia dagang perusahaan lain," katanya kepada BBC.

Pusateri menyebut pihaknya sedang meninjau isi gugatan dan tetap fokus membangun teknologi yang memberdayakan penggunanya.

Di sisi lain, juru bicara Apple menyatakan gugatan ini didasarkan pada "bukti yang signifikan."

Apple mengaku sempat mencoba membicarakan kekhawatirannya langsung dengan OpenAI pada Februari lalu, namun diabaikan.

Konteks: Hubungan Apple-OpenAI yang Memburuk

Gugatan ini menandai pergeseran besar dalam relasi Apple dan OpenAI, pembuat ChatGPT. Tim Cook, yang mengumumkan pengunduran dirinya sebagai CEO Apple pada April lalu, sebelumnya memasukkan ChatGPT ke dalam perangkat Apple sebagai bagian dari strategi fitur AI perusahaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!