Teknologi Digital Jembatani Kesenjangan Akses dan Literasi Keuangan

Senin, 15 Juni 2026 - 19:22 WIB
Teknologi Digital. FOTO/ The Verge
JAKARTA - Akses digital keuangan adalah pemanfaatan teknologi seperti internet, perangkat seluler, dan platform fintech untuk memberikan layanan perbankan, pembayaran, investasi, dan asuransi secara lebih cepat dan efisien.

Ekosistem ini dirancang untuk memperluas inklusi keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat



Menjawab tantangan tersebut, PT Bank HSBC Indonesia (HSBC Indonesia) berkolaborasi dengan Prestasi Junior Indonesia (PJI) untuk mengimplementasikan Financial Empowerment Pathways 2026, rangkaian inisiatif edukasi finansial yang dirancang untuk memperkuat kemampuan generasi muda Indonesia dalam mengelola keuangan melalui pendekatan yang praktis, relevan, dan inklusif.

“Generasi muda saat ini tumbuh di tengah akses finansial yang semakin mudah, tetapi dihadapkan juga pada keputusan finansial yang semakin kompleks mulai dari tekanan konsumsi digital hingga layanan keuangan instan. Mereka membutuhkan lebih dari sekadar pemahaman teori—mereka perlu membangun kebiasaan dan kepercayaan diri dalam mengambil keputusan finansial yang sehat.”tutur Stuart Rogers, Presiden Direktur, PT Bank HSBC Indonesia.

Melalui Financial Empowerment Pathways 2026, HSBC Indonesia bersama Prestasi Junior Indonesia ingin membantu generasi muda belajar mengelola uang melalui pengalaman yang relevan dengan kehidupan mereka, sehingga mereka dapat membangun masa depan finansial yang lebih aman, tangguh, dan berkelanjutan.”

“Generasi muda hari ini tidak kekurangan akses terhadap uang atau teknologi, tetapi sering kali kekurangan ruang untuk belajar mengambil keputusan finansial secara aman dan bertanggung jawab. Karena itu, literasi keuangan perlu dipelajari melalui pengalaman, bukan sekadar teori.” jelasNatalia Soebagjo, Dewan Nasional Prestasi Junior Indonesia.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!