Bukan Sekedar Suhu Dingin, Ahli Ungkap Teknologi AC yang Bikin Nyaman

Senin, 15 Juni 2026 - 15:52 WIB
Guru Besar Bidang Ilmu Teknik Refrigerasi dan Tata Udara Politeknik Negeri Bandung, Prof. Dr. Ir. Andriyanto Setyawan MT( Baju Batik). FOTO /Dok SindoNews
JAKARTA - Industri pendingin udara (air conditioning/AC) di Indonesia saat ini terus berkembang seiring meningkatkan kebutuhan masyarakat terhadap kenyamanan, efisiensi, dan kualitas hidup yang lebih baik.

Perkembangan itu mendorong hadirnya berbagai inovasi yang tidak hanya berfokus pada performa pendinginan, tetapi juga pada teknolog dan kemudahan penggunaan.



Guru Besar Bidang Ilmu Teknik Refrigerasi dan Tata Udara Politeknik Negeri Bandung, Prof. Dr. Ir. Andriyanto Setyawan MT, menjelaskan kenyamanan termal mencakup berbagai aspek. Mulai dari temperatur, kelembapan, kebersihan udara, hingga sirkulasi udara di dalam ruangan.

"Jadi yang dimaksud nyaman itu adalah kita tidak merasa kepanasan, kita tidak merasa kedinginan, udaranya tidak apek dan sebagainya gitu ya," kata Andriyanto dalam acara FLIFE Media Gathering 2026 di Jakarta, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, kriteria kenyamanan ruangan meliputi temperatur, kelembapan, kebersihan, aroma, dan kecepatan udara. Manusia umumnya merasa nyaman pada suhu ruangan sekitar 22-28 derajat Celsius.

Sayangnya, banyak pengguna AC yang belum memahami pengaturan suhu ideal tersebut. Di sisi lain, kebutuhan masyarakat terhadap AC juga terus berkembang.

Konsumen kini tidak hanya mencari pendingin udara, tetapi juga mempertimbangkan efisiensi energi. Keandalan produk serta layanan purnajual juga menjadi faktor penting dalam keputusan pembelian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!