Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Rabu, 10 Juni 2026 - 22:42 WIB
Layarnya 6,9 inci. Poco HyperRGB AMOLED dengan panel kelas M10. Resolusi 2.608 x 1.200 piksel, refresh rate 120 Hz.
Kecerahan puncaknya 3.500 nits —masih terang dibaca di bawah matahari sekalipun.
Yang unik: audionya. Sound by Bose. Poco bahkan menyematkan unit subwoofer di bagian modul kamera belakang —untuk respons bass ekstra
Baterainya raksasa: 6500mAh. Pengisiannya 100W HyperCharge. Kombinasi yang menghilangkan satu penyakit zaman ini: low battery anxiety.
Kameranya tiga, semua 50MP. Sensor utamanya Light Fusion 950 —sensor kelas flagship. Plus kamera telephoto. Sistem operasinya Xiaomi HyperOS 3, sudah ditanami Xiaomi HyperAI dan Google Gemini.
Lalu harganya?
Rp11.999.000 untuk varian RAM 16GB dan memori 512GB —satu-satunya varian di Indonesia.
Bandingkan dengan harga globalnya: varian 12GB/256GB dijual USD729—sekitar Rp13,1 juta (kurs Rp18.000).
Berarti versi Indonesia: RAM lebih besar, memori dua kali lipat, harga lebih murah Rp1,1 juta.
Itulah strategi Poco: perang harga di kelas flagship. Di kelas yang sama, ponsel merek sebelah bisa Rp20 juta ke atas. Poco masuk dari bawah: spesifikasi setara, harga separuh.
Pasarnya memang ada. Indonesia adalah salah satu pasar mobile gaming terbesar di dunia. Penjualan perdana yang langsung ludes itu buktinya. Warnanya dua: Denim Blue dan Black.
Kecerahan puncaknya 3.500 nits —masih terang dibaca di bawah matahari sekalipun.
Yang unik: audionya. Sound by Bose. Poco bahkan menyematkan unit subwoofer di bagian modul kamera belakang —untuk respons bass ekstra
Baterainya raksasa: 6500mAh. Pengisiannya 100W HyperCharge. Kombinasi yang menghilangkan satu penyakit zaman ini: low battery anxiety.
Kameranya tiga, semua 50MP. Sensor utamanya Light Fusion 950 —sensor kelas flagship. Plus kamera telephoto. Sistem operasinya Xiaomi HyperOS 3, sudah ditanami Xiaomi HyperAI dan Google Gemini.
Lalu harganya?
Rp11.999.000 untuk varian RAM 16GB dan memori 512GB —satu-satunya varian di Indonesia.
Bandingkan dengan harga globalnya: varian 12GB/256GB dijual USD729—sekitar Rp13,1 juta (kurs Rp18.000).
Berarti versi Indonesia: RAM lebih besar, memori dua kali lipat, harga lebih murah Rp1,1 juta.
Itulah strategi Poco: perang harga di kelas flagship. Di kelas yang sama, ponsel merek sebelah bisa Rp20 juta ke atas. Poco masuk dari bawah: spesifikasi setara, harga separuh.
Pasarnya memang ada. Indonesia adalah salah satu pasar mobile gaming terbesar di dunia. Penjualan perdana yang langsung ludes itu buktinya. Warnanya dua: Denim Blue dan Black.
Lihat Juga :