Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:28 WIB
Radar superior dan daya tembak jarak jauh.

Perbedaan terbesar antara kedua jet tempur tersebut terletak pada sistem radarnya. Su-35 dilengkapi dengan radar susunan bertahap Irbis-E yang dipasang pada bagian hidung mekanisnya, yang berkali-kali lebih besar dan lebih kuat daripada radar pada Rafale.

Antena Rafale hanya sekitar seperempat ukuran dan sepertiga daya dari sistem Rusia, yang secara langsung membatasi kesadaran situasional dan kemampuan peperangan elektronik pesawat Prancis tersebut.

Dari segi daya tembak, Su-35 mampu membawa rudal udara-ke-udara jarak jauh R-37M. Dengan jangkauannya yang superior, R-37M memungkinkan pilot Rusia untuk menyerang target dari jarak dua kali lipat dari rudal Meteor yang dipasang pada Rafale.

Kombinasi radar yang kuat dan rudal jarak jauh memberi Su-35 keunggulan dalam skenario pertempuran udara di luar jangkauan visual.

Secara mekanis, Su-35 memiliki mesin AL-41F-1S dengan nosel kendali dorong tiga dimensi (TVC). Teknologi ini memungkinkan pesawat untuk melakukan manuver aerobatik kompleks seperti "cobra" bahkan ketika daya angkat aerodinamis hilang.

Sebaliknya, Rafale dianggap memiliki rasio dorong terhadap berat yang rendah, terutama saat membawa muatan tempur dan tangki bahan bakar tambahan eksternal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!