Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?

Kamis, 04 Juni 2026 - 16:43 WIB
Urusan praktis sehari-hari juga jalan. Banyak yang memanfaatkan fitur ini untuk membuat foto headshot profesional tanpa harus ke studio foto.

Ada yang membuat kartu pos kustom. Bahkan sampai membuat ilustrasi tata ruang kerja pribadi yang estetik.

Hebatnya lagi, kemampuan rendering teksnya kini jauh lebih baik. Sekarang mesin ini bisa menulis kata-kata dalam Bahasa Indonesia dengan rapi di dalam infografis. Sesuatu yang dulu sering memicu salah ketik atau typo di mesin AI generasi lama.

Pengguna juga bisa bereksperimen dengan analisis visual pribadi. Mulai dari color analysis, gaya busana (fashion styling), model rambut, jenis kacamata, hingga referensi riasan wajah (makeup look).

Dunia bisnis juga sangat diuntungkan oleh pembaruan ini. Pembuatan presentasi kini bisa berjalan dengan kontrol dan presisi yang jauh lebih tinggi.

Materi promosi dalam bentuk mockup bisa diproduksi dengan cepat dan mudah diedit kembali. Bahkan pembuatan tangkapan layar tiruan dan aset kreatif lainnya bisa tuntas dalam hitungan detik.

Pengakuan Langsung dari Peneliti Utama OpenAI

Fenomena pertumbuhan masif ini menarik perhatian dunia. Khususnya para periset di Silicon Valley. Gabriel Goh angkat bicara. Dia adalah Lead Researcher untuk ChatGPT Images 2.0 di OpenAI.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!