SAP Luncurkan AI Agents yang bisa Jalankan Operasional Perusahaan Secara Mandiri

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:02 WIB
SAP SE secara resmi memperkenalkan ekosistem Autonomous Enterprise yang mengintegrasikan AI agents ke dalam operasional bisnis inti guna meningkatkan efisiensi migrasi hingga 35%. Foto: Reuters
JAKARTA - SAP resmi merilis konsep Autonomous Enterprise dalam ajang SAP Sapphire 2026 untuk mengotomatisasi alur kerja bisnis kritikal secara mandiri melalui integrasi AI agents.

Teknologi ini dirancang agar manusia dan kecerdasan buatan dapat berkolaborasi menjalankan operasional perusahaan secara lebih strategis dan aman.



Fokus utamanya adalah memberi akurasi tinggi pada proses bisnis yang kompleks, di mana kesalahan kecil dapat berdampak besar pada profitabilitas global.

”Untuk proses-proses yang sangat krusial bagi pelanggan, hasil yang ‘hampir benar’ saja tidak cukup," tegas Christian Klein, CEO SAP SE. Ia menjelaskan bahwa penyatuan platform AI dan autonomous suite bertujuan menghadirkan hasil akurat, patuh regulasi, serta membuka efisiensi biaya signifikan.

SAP Business AI Platform: Fondasi Baru Operasional Perusahaan

SAP membangun fondasi ini untuk memberikan konteks bisnis nyata pada setiap tindakan AI. Platform ini menyatukan tiga elemen kunci: SAP Business Technology Platform, SAP Business Data Cloud, dan SAP Business AI dalam satu ekosistem terpadu dengan tata kelola yang ketat.

Peran SAP Knowledge Graph dan Joule Studio

•⁠ ⁠SAP Knowledge Graph: Fitur ini berfungsi sebagai peta terstruktur yang memberikan konteks mengenai entitas bisnis, hubungan antar-data, dan proses lanskap SAP milik pelanggan kepada AI agents.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!