Hubungan Virus Hanta dan Warisan Ilmuwan Korsel Terungkap

Senin, 11 Mei 2026 - 20:54 WIB
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) meyakini risiko bagi Korea Selatan tetap rendah karena hewan pengerat yang membawa virus berbahaya ini tidak hidup di negara tersebut.

Namun, para pejabat menyarankan orang-orang yang bepergian ke Amerika Selatan untuk menghindari kontak dengan tikus liar dan area yang mungkin mengandung kotoran tikus.

Para ahli mengatakan bahwa meskipun virus Hanta masih beredar di seluruh dunia, saat ini belum ada pengobatan yang terbukti efektif sepenuhnya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!