Awas Balik ke Zaman Pembajakan! Aturan Blokir Game Steam lewat Sistem IGRS Bikin Netizen Ngamuk

Senin, 06 April 2026 - 12:51 WIB
Alih-alih akurat, sistem kurasi yang diduga menggunakan kecerdasan buatan (AI) secara serampangan ini menghasilkan anomali konyol: gim anak-anak Upin-Ipin Universe justru mendapat stempel 18+, sementara gim dengan unsur kekerasan dilabeli rating rendah.

“Bayangin, banyak kreator susah payah edukasi buat beli gim orisinal. Kalo beli resmi dipersulit, jangan heran nantinya orang-orang terpaksa balik lagi jadi 'bajak laut',” kritiknya tajam.

Merespons bola liar yang menggelinding di pasar digital, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) akhirnya turun gunung pada Minggu (05/04/2026).

Melalui Direktur Pengembangan Ekosistem Digital, Sonny Hendra Sudaryana, pemerintah membantah keras bahwa kekacauan tersebut adalah produk resmi mereka.

"Rating yang beredar tersebut bukan merupakan hasil klasifikasi resmi IGRS. Hal ini berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik, terutama terkait kelayakan usia suatu gim," tegas Sonny.

Berdasarkan analisis dan pemantauan pemerintah, rating IGRS yang tayang di Steam ternyata baru sebatas mekanisme internal berbasis pernyataan mandiri (self-declare) dari pihak Steam dan belum melalui proses verifikasi resmi Kemkomdigi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!