Ketika Karakter Marvel dan Star Wars Dibajak oleh AI Seedance 2.0, Hollywood Marah Besar

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:48 WIB
Sebagai perbandingan, Disney telah menandatangani kontrak lisensi senilai Rp15,7 triliun (USD 1 miliar) dengan OpenAI.

Perjanjian tiga tahun tersebut memberikan akses legal kepada platform Sora dan ChatGPT untuk menggunakan 200 karakter dari waralaba Pixar, Marvel, dan Star Wars secara sah.

Kontras dengan model kerja sama tersebut, ByteDance dituduh mengeksploitasi konten tanpa kompensasi. Tekanan hukum ini tidak hanya datang dari AS; pemerintah Jepang juga telah meluncurkan investigasi terhadap ByteDance atas potensi pelanggaran hak cipta terhadap karakter anime populer yang dihasilkan oleh AI.

Merespons tekanan tersebut, ByteDance akhirnya berjanji untuk memperkuat pagar pelindung (safeguards) pada Seedance 2.0.

Perusahaan menyatakan akan mengambil langkah-langkah untuk mencegah penggunaan IP dan kemiripan orang nyata yang tidak sah, meskipun hingga kini belum ada detail teknis mengenai bagaimana sistem tersebut akan bekerja.

Pertempuran hukum ini diperkirakan akan menjadi tolak ukur baru dalam menentukan batas antara inovasi teknologi dan perlindungan hak kreatif di masa depan.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!