Pakar Privasi Data: Kasus Kecanduan TikTok Harus Dibawa ke Persidangan
Rabu, 28 Januari 2026 - 15:09 WIB
TikTok. FOTO/ DOK SindoNews
LONDON - Pakar privasi data Collin Walke mengatakan kesepakatan TikTok untuk menyelesaikan gugatan atas kecanduan media sosial menunjukkan bahwa perusahaan mungkin ingin menghindari pengungkapan informasi tertentu di persidangan.
Walke, yang juga merupakan mitra dan kepala praktik keamanan siber dan privasi data di firma hukum Hall Estill, mengatakan bahwa meskipun penyelesaian di luar pengadilan tidak merupakan pengakuan bersalah, hal itu mencerminkan keengganan perusahaan untuk diadili berdasarkan substansi kasus jika sampai ke persidangan.
"Penyelesaian tidak selalu menunjukkan kesalahan. Namun, hal itu jelas menunjukkan bahwa TikTok tidak ingin informasi tertentu diungkapkan di pengadilan dan dievaluasi secara publik," katanya.
Kasus ini melibatkan seorang gadis California berusia 19 tahun, yang dikenal sebagai K.G.M., yang mengklaim bahwa ia menjadi kecanduan media sosial di usia muda karena desain aplikasi yang memanipulasi perhatian pengguna.
Walke, yang juga merupakan mitra dan kepala praktik keamanan siber dan privasi data di firma hukum Hall Estill, mengatakan bahwa meskipun penyelesaian di luar pengadilan tidak merupakan pengakuan bersalah, hal itu mencerminkan keengganan perusahaan untuk diadili berdasarkan substansi kasus jika sampai ke persidangan.
"Penyelesaian tidak selalu menunjukkan kesalahan. Namun, hal itu jelas menunjukkan bahwa TikTok tidak ingin informasi tertentu diungkapkan di pengadilan dan dievaluasi secara publik," katanya.
Kasus ini melibatkan seorang gadis California berusia 19 tahun, yang dikenal sebagai K.G.M., yang mengklaim bahwa ia menjadi kecanduan media sosial di usia muda karena desain aplikasi yang memanipulasi perhatian pengguna.
Lihat Juga :