Perang Ego Samsung vs Huawei: Galaxy Z TriFold Membungkam Mate XT di Pasar Global, tapi Kalah Cantik

Kamis, 04 Desember 2025 - 09:19 WIB
Saat ditutup, layar utama 10 inci terlindungi, dan pengguna berinteraksi lewat cover screen 6,5 inci yang sangat terang (2.600 nits).

Meski sedikit lebih tebal (3,9 mm terbuka, 12,9 mm tertutup) dan lebih berat (309 gram) dibanding Huawei, Samsung menawarkan ketenangan pikiran lewat sertifikasi IP48 dan engsel Armor FlexHinge. Dalam pemakaian nyata, Samsung adalah alat kerja, Huawei adalah barang pajangan.

Layar dan Produktivitas: Kemenangan Telak Samsung

Di atas kertas, Huawei Mate XT menawarkan resolusi 3K pada bentang 10,2 inci. Namun, Samsung menghantam balik dengan panel Dynamic AMOLED 2X QXGA+ yang mendukung refresh rate adaptif 120 Hz, jauh lebih mulus dibanding layar LTPO 90 Hz milik Huawei.

Kritik pedas layak dialamatkan pada Huawei: untuk apa layar besar jika "otak"-nya terbatas? Absennya layanan Google (GMS) membuat Mate XT lumpuh di pasar global. HarmonyOS memang lancar, tapi tanpa Gmail, YouTube, dan Play Store, ia hanyalah tablet mahal yang terisolasi.



Samsung, di sisi lain, mengubah Galaxy Z TriFold menjadi PC saku sejati. Fitur Samsung DeX standalone memungkinkan pengguna membuka empat desktop virtual sekaligus tanpa monitor tambahan.

Ditenagai Snapdragon 8 Elite for Galaxy (3nm) dan RAM 16 GB, multitasking di Samsung terasa seperti menggunakan laptop flagship. Huawei dengan Kirin 9020-nya, meski meningkat 36%, masih tertinggal satu generasi dibanding efisiensi dan tenaga mentah Snapdragon.

Sektor Kamera: Gimmick vs Fleksibilitas

Samsung terjebak dalam perang angka dengan menyematkan sensor utama 200 MP. Memang terdengar garang, namun dalam fotografi mobile, angka bukan segalanya. Meski begitu, paduan lensa tele 10 MP (3x zoom) dan ultrawide 12 MP menjanjikan konsistensi warna khas Samsung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!