Pasar Kripto Merah Darah, Likuidasi Tembus Rp16 Triliun dalam 24 Jam
Sabtu, 11 Oktober 2025 - 21:50 WIB
Bitcoin (BTC): Anjlok dari level di atas USD122.000 (Rp1,95 miliar) ke sekitar USD116.200 (Rp 1,85 miliar), terkoreksi 4% dalam sehari dan kembali ke level harga 1 Oktober. Padahal, pada minggu pertama Oktober, BTC sempat mencetak rekor tertinggi baru di atas USD126.000 (Rp2,01 miliar).
Ethereum (ETH): Terjun hampir 8% ke level USD3.975 (Rp63,6 juta), mencatatkan level terendah sepanjang Oktober.
Solana (SOL): Merosot lebih dari 7% ke level USD205 (Rp3,28 juta), juga menyentuh titik terendah di bulan Oktober.
Tingkat volatilitas yang lebih tinggi ini menegaskan kembali status kripto sebagai aset berisiko tinggi (high-risk asset).
Ethereum (ETH): Terjun hampir 8% ke level USD3.975 (Rp63,6 juta), mencatatkan level terendah sepanjang Oktober.
Solana (SOL): Merosot lebih dari 7% ke level USD205 (Rp3,28 juta), juga menyentuh titik terendah di bulan Oktober.
Volatilitas Kripto vs. Pasar Saham
Data ini secara objektif menunjukkan bahwa aset kripto, terutama altcoin, bereaksi jauh lebih volatil dibandingkan pasar saham tradisional terhadap guncangan makroekonomi. Sebagai perbandingan, indeks saham utama AS juga terkoreksi tajam, namun dengan persentase yang lebih rendah: Nasdaq turun sekitar 3,5%, S&P 500 turun 2,7%, dan Dow Jones turun 1,9%.Tingkat volatilitas yang lebih tinggi ini menegaskan kembali status kripto sebagai aset berisiko tinggi (high-risk asset).
Lihat Juga :