Mengapa iPhone Diproduksi di China? Bukan Karena Murah, Ini Penjelasannya!

Jum'at, 26 September 2025 - 21:00 WIB
Ketersediaan komponen yang mudah diakses, jalur logistik yang cepat, serta sistem distribusi yang mapan membuat Apple dapat memenuhi permintaan pasar global dalam jumlah besar dan waktu yang singkat.

5. Amerika Belum Siap Menjadi Alternatif Produksi

Meskipun ada tekanan politik agar Apple memindahkan produksi ke Amerika Serikat, kondisi saat ini menunjukkan bahwa AS belum siap menggantikan peran China. Ketersediaan tenaga ahli dalam bidang tertentu, seperti teknik perkakas, masih sangat terbatas.

Membangun kembali ekosistem industri yang mampu menyaingi China membutuhkan waktu bertahun-tahun dan investasi besar. Meski Apple telah menjanjikan dana besar untuk mendorong manufaktur dalam negeri, para analis menilai bahwa Amerika masih belum dapat menyediakan infrastruktur dan kemampuan produksi yang setara.

Kesimpulannya, keputusan Apple untuk memproduksi iPhone di China berdasarkan alasan strategis, bukan semata-mata soal biaya murah. Skala tenaga kerja terampil, kecanggihan teknologi perkakas, dan kekuatan rantai pasokan membuat China unggul secara kompetitif.

Meski tekanan politik dan rencana relokasi terus berkembang, transisi dari China ke negara lain, termasuk Amerika Serikat tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Kasus Apple menunjukkan betapa kompleksnya dunia manufaktur global, dan bagaimana China tetap menjadi pemimpin dalam ekosistem produksi teknologi tinggi.

M/G Nabila SahraniIsrofaatin
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!