Perlombaan Mencetak 9 Juta Talenta Digital: Mampukah Hackathon Selamatkan Visi Indonesia Emas 2045?
Sabtu, 20 September 2025 - 13:50 WIB
Para pesertanya—mulai dari startup hingga tim akademisi—ditantang untuk menciptakan inovasi berbasis 5G dan AI yang bisa diterapkan langsung pada empat pilar ekonomi Indonesia: manufaktur, pertambangan, pertanian, dan perdagangan.
“Inisiatif ini sejalan erat dengan agenda Making Indonesia 4.0 untuk mempercepat transformasi industri nasional," ujar Masrokhan, dari Kementerian Perindustrian. Ia berharap ajang ini dapat memacu lahirnya "solusi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan sektor industri."
Bagi para talenta digital terbaik, panggung ini tidak hanya menawarkan pengalaman, tetapi juga hadiah total senilai Rp190 juta. Pendaftaran dibuka hingga 17 Oktober 2025, dan para pemenang akan dinobatkan pada 14 November 2025.
"Sebagai pemimpin global di bidang 5G, Ericsson berkomitmen penuh untuk mempercepat transformasi digital Indonesia," kata Daniel Ode, Presiden Direktur Ericsson Indonesia.
Sementara itu, Nies Purwati dari Qualcomm menambahkan keyakinan mereka bahwa "AI memegang peran transformatif di hampir setiap industri."
“Inisiatif ini sejalan erat dengan agenda Making Indonesia 4.0 untuk mempercepat transformasi industri nasional," ujar Masrokhan, dari Kementerian Perindustrian. Ia berharap ajang ini dapat memacu lahirnya "solusi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan sektor industri."
Bagi para talenta digital terbaik, panggung ini tidak hanya menawarkan pengalaman, tetapi juga hadiah total senilai Rp190 juta. Pendaftaran dibuka hingga 17 Oktober 2025, dan para pemenang akan dinobatkan pada 14 November 2025.
Kolaborasi Raksasa di Balik Layar
Di balik layar, acara ini menunjukkan sebuah kesatuan visi yang kuat antara sektor swasta dan pemerintah."Sebagai pemimpin global di bidang 5G, Ericsson berkomitmen penuh untuk mempercepat transformasi digital Indonesia," kata Daniel Ode, Presiden Direktur Ericsson Indonesia.
Sementara itu, Nies Purwati dari Qualcomm menambahkan keyakinan mereka bahwa "AI memegang peran transformatif di hampir setiap industri."
Lihat Juga :