Raksasa yang Terlambat Bangun: Motorola Akhirnya Masuk Perang Tablet Indonesia dengan Seri Moto Pad 60
Rabu, 17 September 2025 - 15:25 WIB
Lite: Menggunakan chipset MediaTek Helio G85 yang handal, lebih dari cukup untuk streaming video, media sosial, dan game-game kasual.
4. Baterai dan Audio: Maraton vs. Sprint
Pro: Bagaikan pelari maraton dengan baterai monster 10.200mAh dan pengisian cepat 45W. Sektor audionya pun superior dengan empat speaker yang di-tuning oleh JBL.
Lite: Lebih seperti pelari sprint, dengan baterai 5.100mAh yang cukup untuk streaming hingga 9,5 jam dan pengisian daya 15W. Audionya didukung dual speaker stereo dengan Dolby Atmos.
Lite: Disertai built-in stand case, siap untuk diajak menonton atau kelas online tanpa perlu membeli aksesori tambahan.
4. Baterai dan Audio: Maraton vs. Sprint
Pro: Bagaikan pelari maraton dengan baterai monster 10.200mAh dan pengisian cepat 45W. Sektor audionya pun superior dengan empat speaker yang di-tuning oleh JBL.Lite: Lebih seperti pelari sprint, dengan baterai 5.100mAh yang cukup untuk streaming hingga 9,5 jam dan pengisian daya 15W. Audionya didukung dual speaker stereo dengan Dolby Atmos.
5. Bonus dalam Kotak:
Pro: Disertai Moto Pen Pro, menjadikannya perangkat yang siap untuk berkreasi sejak pertama kali dibuka.Lite: Disertai built-in stand case, siap untuk diajak menonton atau kelas online tanpa perlu membeli aksesori tambahan.
Sebuah Pertaruhan di Pasar yang Sesak
Di atas kertas, kedua produk Moto Pad 60 Series adalah penawaran yang sangat solid. Namun, tantangan terbesar Motorola bukanlah pada spesifikasi produknya, melainkan pada waktu. Mereka adalah pendatang baru di sebuah pesta yang sudah berlangsunglama.(dan)
Lihat Juga :