Gemuk Tapi Belum Sehat? XLSMART Pamer Angka Jumbo Pasca-Merger, Namun Dihantui Beban Biaya dan ARPU Stagnan

Rabu, 27 Agustus 2025 - 15:38 WIB
XLSMART mengklaim membukukan pendapatan fantastis sebesar Rp10,50 triliun, melonjak 22% dibanding tahun sebelumnya. Foto: XLSMART
JAKARTA - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART), entitas hasil merger kolosal antara XL Axiata dan Smartfren, memamerkan angka-angka yang di atas kertas tampak memukau untuk kuartal kedua 2025.

Namun, di balik kilau pendapatan yang meroket, tersembunyi sejumlah tantangan besar yang menguji apakah ukuran jumbo sang raksasa sudah diimbangi dengan kesehatan finansial yang prima.



Pada pandangan pertama, perayaan tampak pantas digelar.

Perusahaan membukukan pendapatan fantastis sebesar Rp10,50 triliun, melonjak 22% dibanding tahun sebelumnya.

Basis pelanggan meledak 41% menjadi 82,6 juta jiwa, dan jaringan BTS diperluas hingga mencapai lebih dari 209 ribu unit.

Angka-angka ini seolah menjadi proklamasi lahirnya penantang serius di puncak industri.

Namun, Presiden Direktur & CEO XLSMART, Rajeev Sethi, dalam pernyataannya justru memberikan sinyal yang lebih realistis dan jujur. Ia mengakui bahwa perjalanan pasca-merger ini bukanlah bulan madu yang mulus.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!