Di Panggung Megah Telkomsel, Janji Manis AI dan 5G Menggema: tapi, Solusi untuk Siapa?
Jum'at, 22 Agustus 2025 - 13:04 WIB
Selain jaringannya masih terbatas, utilisasi 5G masih sangat tersegmentasi dan belum berdampak pada masyarakat. Foto: Telkomsel
JAKARTA - Di sebuah ruangan megah di Jakarta kemarin, lebih dari 800 pemimpin dari 200 perusahaan raksasa berkumpul. Udara dipenuhi dengan istilah-istilah canggih: Artificial Intelligence, 5G, data intelligence, dan transformasi digital. Inilah Telkomsel Solution Day 2025, sebuah panggung gemerlap tempat parade teknologi dan janji-janji masa depan dipertontonkan.
Dengan tema “Tetap Tangguh, Ciptakan Dampak”, acara ini menjadi ajang bagi Telkomsel untuk memamerkan otot digitalnya. Namun, di tengah gemerlap panggung dan puluhan solusi yang dipamerkan, sebuah pertanyaan fundamental menggantung: untuk siapa sebenarnya semua inovasi mahal ini diciptakan?
Kolaborasi Raksasa dan Gembar-gembor OpenAI
Sorotan terbesar dari acara ini adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Telkomsel dengan OpenAI, perusahaan di balik fenomena global ChatGPT. Kolaborasi ini disebut-sebut akan memperkuat kapabilitas AI di Indonesia.
Telkomsel berencana menggunakan ChatGPT Enterprise untuk karyawannya dan mengeksplorasi berbagai solusi untuk industri.
Dengan tema “Tetap Tangguh, Ciptakan Dampak”, acara ini menjadi ajang bagi Telkomsel untuk memamerkan otot digitalnya. Namun, di tengah gemerlap panggung dan puluhan solusi yang dipamerkan, sebuah pertanyaan fundamental menggantung: untuk siapa sebenarnya semua inovasi mahal ini diciptakan?
Kolaborasi Raksasa dan Gembar-gembor OpenAI
Sorotan terbesar dari acara ini adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Telkomsel dengan OpenAI, perusahaan di balik fenomena global ChatGPT. Kolaborasi ini disebut-sebut akan memperkuat kapabilitas AI di Indonesia.Telkomsel berencana menggunakan ChatGPT Enterprise untuk karyawannya dan mengeksplorasi berbagai solusi untuk industri.
Lihat Juga :