LeadX 2025 Tekankan Etika dan Keamanan dalam Pemanfaatan AI
Kamis, 21 Agustus 2025 - 11:29 WIB
Foto: Doc. Istimewa
Penerapan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam dunia usaha tak bisa dilepaskan dari isu keamanan data dan etika penggunaan. Hal itu mengemuka dalam konferensi teknologi LeadX 2025 yang digelar PT Intikom Berlian Mustika, Selasa 19 Agustus di Jakarta.
Direktur Utama PT Intikom Berlian Mustika Agus Susanto mengatakan, kemajuan teknologi yang begitu cepat menjadikan AI dan keamanan data sebagai faktor kunci keberhasilan bisnis. Menurut dia, para pelaku usaha harus memahami bagaimana AI dapat diterapkan di perusahaan masing-masing agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
”Security itu sangat penting untuk membentengi pertahanan data kita. Saya harapkan lewat forum ini para peserta mendapat pembaruan tentang proteksi data yang lebih baik,” ujarnya.
Konferensi ini diikuti lebih dari 500 peserta dari lebih 100 perusahaan lintas sektor, mulai dari perbankan, asuransi, manufaktur, telekomunikasi, hingga distribusi.
Salah satu isu yang menjadi sorotan adalah keamanan data pribadi dan data perusahaan yang berkaitan dengan hak cipta.
Agus mencontohkan, hasil desain sebuah kapal atau pesawat terbang merupakan aset yang harus dilindungi agar tidak dicuri atau ditiru pihak lain.
Direktur Utama PT Intikom Berlian Mustika Agus Susanto mengatakan, kemajuan teknologi yang begitu cepat menjadikan AI dan keamanan data sebagai faktor kunci keberhasilan bisnis. Menurut dia, para pelaku usaha harus memahami bagaimana AI dapat diterapkan di perusahaan masing-masing agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
”Security itu sangat penting untuk membentengi pertahanan data kita. Saya harapkan lewat forum ini para peserta mendapat pembaruan tentang proteksi data yang lebih baik,” ujarnya.
Konferensi ini diikuti lebih dari 500 peserta dari lebih 100 perusahaan lintas sektor, mulai dari perbankan, asuransi, manufaktur, telekomunikasi, hingga distribusi.
Salah satu isu yang menjadi sorotan adalah keamanan data pribadi dan data perusahaan yang berkaitan dengan hak cipta.
Agus mencontohkan, hasil desain sebuah kapal atau pesawat terbang merupakan aset yang harus dilindungi agar tidak dicuri atau ditiru pihak lain.
Lihat Juga :