Era Baru Jualan di WhatsApp: DOKU Rilis PayChat, Ubah Obrolan Jadi Mesin Uang
Senin, 04 Agustus 2025 - 20:52 WIB
"Dengan menghilangkan kebutuhan untuk berpindah aplikasi, layanan ini memberikan pengalaman transaksi yang lebih mulus. Kemudahan ini membantu meningkatkan konversi dan mengurangi risiko pembatalan transaksi,” tambahnya.
Solusi ini dirancang sebagai "obat" untuk penyakit kronis para pebisnis online: mulai dari keranjang belanja yang ditinggalkan, penagihan manual yang memakan waktu, hingga pencatatan transaksi yang berantakan.
Fitur-fitur seperti pengiriman tagihan massal (bill broadcast) dan dasbor terpusat untuk memantau transaksi secara real-time dihadirkan untuk membuat operasional bisnis jauh lebih efisien.
Rachma Kandini, Vice President of Biller as a Service DOKU, menambahkan bahwa layanan ini tidak bertujuan untuk mengganggu yang sudah ada, melainkan melengkapi. "PayChat memperluas bagaimana pelanggan bisa menyelesaikan pembayaran dengan aplikasi yang familiar, sehingga merchant tidak perlu melakukan effort lebih untuk edukasi dan integrasi teknis," katanya.
Solusi ini dirancang sebagai "obat" untuk penyakit kronis para pebisnis online: mulai dari keranjang belanja yang ditinggalkan, penagihan manual yang memakan waktu, hingga pencatatan transaksi yang berantakan.
Fitur-fitur seperti pengiriman tagihan massal (bill broadcast) dan dasbor terpusat untuk memantau transaksi secara real-time dihadirkan untuk membuat operasional bisnis jauh lebih efisien.
Kenapa WhatsApp? Jawabannya Sederhana
Pilihan untuk menjadikan WhatsApp sebagai 'medan pertempuran' utama bukanlah tanpa alasan. Rama Prahara, Chief of Product Experience DOKU, menjelaskannya dengan lugas. "WhatsApp sangat mudah. Tinggal langsung dipakai, tidak perlu mengajari lagi orang cara memakainya. Pengguna WhatsApp Business juga sangat besar di Indonesia," jelasnya.Rachma Kandini, Vice President of Biller as a Service DOKU, menambahkan bahwa layanan ini tidak bertujuan untuk mengganggu yang sudah ada, melainkan melengkapi. "PayChat memperluas bagaimana pelanggan bisa menyelesaikan pembayaran dengan aplikasi yang familiar, sehingga merchant tidak perlu melakukan effort lebih untuk edukasi dan integrasi teknis," katanya.
Lihat Juga :