Puluhan Juta Foto Iran Diambil Satelit Israel Jelang Perang: Operasi dari Luar Angkasa
Sabtu, 05 Juli 2025 - 22:34 WIB
Berger juga menyebut bahwa Ofek 13 merupakan satelit pengamatan berbasis radar “paling canggih di dunia” yang sepenuhnya dikembangkan oleh para insinyur Israel.
Berkat citra tersebut, militer Israel bisa menilai:
Seberapa besar kerusakan yang berhasil ditimbulkan.
Bagian target mana yang perlu diserang ulang.
Apakah serangan lanjutan diperlukan atau tidak.
Data ini menjadi krusial dalam meminimalkan penggunaan amunisi dan menghindari kerugian sipil, sekaligus memastikan bahwa target bernilai tinggi benar-benar dihancurkan.
Dampak Langsung ke Medan Tempur
Data dari satelit Ofek 13 tak hanya menjadi arsip. Ia langsung diolah untuk mengevaluasi serangan-serangan udara Israel terhadap Iran. Misalnya, pada serangan ke fasilitas pengayaan nuklir Natanz dan kompleks bawah tanah Fordow, hasil pengeboman dapat dievaluasi dalam hitungan menit.Berkat citra tersebut, militer Israel bisa menilai:
Seberapa besar kerusakan yang berhasil ditimbulkan.
Bagian target mana yang perlu diserang ulang.
Apakah serangan lanjutan diperlukan atau tidak.
Data ini menjadi krusial dalam meminimalkan penggunaan amunisi dan menghindari kerugian sipil, sekaligus memastikan bahwa target bernilai tinggi benar-benar dihancurkan.
Langkah Kritis dan Diplomasi di Ujung Tanduk
Langkah Israel ini, walau sangat presisi dan efektif, tentu mengundang kritik internasional. Pengawasan udara yang demikian masif terhadap negara berdaulat seperti Iran bisa menjadi pemicu konflik yang lebih luas.Lihat Juga :