Humanis dan Berani Modal, TikTok Tertanam Kuat dalam Masyarakat Amerika
Selasa, 08 September 2020 - 05:59 WIB
TikTok, aplikasi milik ByteDance, telah membina tim pendukung muda yang berani mengutarakan pendapatnya di Amerika Serikat. Mereka bekerja di belakang layar untuk mengubah pencipta menjadi superstar, mempersenjatai mereka dengan kesepakatan merek dan perkenalan dengan pialang kekuasaan Hollywood.
Pendekatan ini merupakan kelanjutan dari upaya sebelumnya dari platform sosial Instagram dan Vine untuk menjalin hubungan dengan influencer. TikTok baru saja mulai menginvestasikan ratusan juta dolar untuk membantu para bintangnya menghasilkan uang. Ini adalah hal-hal yang tidak dapat dilakukan Instagram dan Facebook selama bertahun-tahun.
Brett Bruen, mantan pejabat Gedung Putih yang bertanggung jawab atas kontak global dalam Pemerintahan Obama, mengatakan, upaya mengusir aplikasi berbagi video pendek ini telah meningkatkan pengaruh TikTok terhadap budaya Amerika, dan ini bukan kebetulan.
Dia percaya China dan ByteDance terlibat dalam permainan jangka panjang. "Itu semua adalah strategi lokalisasi, yang memungkinkan Anda tidak hanya mencapai relevansi tetapi juga rasa hormat. Pendukung paling efektif untuk perusahaan Anda dan untuk keputusan kebijakan adalah pemberi pengaruh lokal dan mitra lokal tersebut," katanya.
Presiden AS Donald Trump sendiri telah memerintahkan ByteDance untuk menjual aset TikTok di Amerika Serikat. Trump juga mengancam akan melarang penggunaan aplikasi tersebut jika kesepakatan tidak dapat dicapai dalam beberapa pekan ke depan.
Aplikasi ini sangat menanamkan bisnis di masyarakat, sekaligus memberikan mata pencaharian bagi ribuan bintang baru di AS. Oleh karena itu, bakal lebih sulit untuk mencabutnya dari Paman Sam.
Pembuatnya mengatakan bahwa tidak ada yang meminta mereka untuk membuat pernyataan publik tentang dukungan untuk aplikasi tersebut. Namun bagi sebagian orang, hal tersebut merupakan hal yang wajar.
Pendekatan ini merupakan kelanjutan dari upaya sebelumnya dari platform sosial Instagram dan Vine untuk menjalin hubungan dengan influencer. TikTok baru saja mulai menginvestasikan ratusan juta dolar untuk membantu para bintangnya menghasilkan uang. Ini adalah hal-hal yang tidak dapat dilakukan Instagram dan Facebook selama bertahun-tahun.
Brett Bruen, mantan pejabat Gedung Putih yang bertanggung jawab atas kontak global dalam Pemerintahan Obama, mengatakan, upaya mengusir aplikasi berbagi video pendek ini telah meningkatkan pengaruh TikTok terhadap budaya Amerika, dan ini bukan kebetulan.
Dia percaya China dan ByteDance terlibat dalam permainan jangka panjang. "Itu semua adalah strategi lokalisasi, yang memungkinkan Anda tidak hanya mencapai relevansi tetapi juga rasa hormat. Pendukung paling efektif untuk perusahaan Anda dan untuk keputusan kebijakan adalah pemberi pengaruh lokal dan mitra lokal tersebut," katanya.
Presiden AS Donald Trump sendiri telah memerintahkan ByteDance untuk menjual aset TikTok di Amerika Serikat. Trump juga mengancam akan melarang penggunaan aplikasi tersebut jika kesepakatan tidak dapat dicapai dalam beberapa pekan ke depan.
Aplikasi ini sangat menanamkan bisnis di masyarakat, sekaligus memberikan mata pencaharian bagi ribuan bintang baru di AS. Oleh karena itu, bakal lebih sulit untuk mencabutnya dari Paman Sam.
Pembuatnya mengatakan bahwa tidak ada yang meminta mereka untuk membuat pernyataan publik tentang dukungan untuk aplikasi tersebut. Namun bagi sebagian orang, hal tersebut merupakan hal yang wajar.
Lihat Juga :