Tentara Robotik China Bikin Para Ahli Khawatir
Kamis, 01 Mei 2025 - 08:20 WIB
Ilustrasi robot. FOTO/ DAILY
BEIJING - Robot semakin banyak mengambil alih peran yang sebelumnya hanya diperuntukkan bagi tangan manusia sebuah pergeseran yang meningkatkan produktivitas, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran di antara para pengamat tentang ke mana tren otomatisasi ini akan mengarah.
BACA JUGA - Rusia Luncurkan Produksi Massal Robot Perang yang Bisa Bertempur Sendiri
Laporan The New York Times baru-baru ini telah menarik perhatian baru mengenai seberapa dalamnya otomatisasi tertanam dalam lanskap industri China.
Dengan jumlah mesin yang berkembang pesat di pabrik, China kini menempati peringkat di antara negara-negara dengan robot terbanyak di dunia, bahkan melampaui raksasa manufaktur tradisional seperti AS , Jerman, dan Jepang.
Hanya Korea Selatan dan Singapura yang memiliki kepadatan robot per pekerja yang lebih tinggi.
Perjalanan China untuk menjadi pemimpin global dalam otomasi industri tidak terjadi secara kebetulan.
BACA JUGA - Rusia Luncurkan Produksi Massal Robot Perang yang Bisa Bertempur Sendiri
Laporan The New York Times baru-baru ini telah menarik perhatian baru mengenai seberapa dalamnya otomatisasi tertanam dalam lanskap industri China.
Dengan jumlah mesin yang berkembang pesat di pabrik, China kini menempati peringkat di antara negara-negara dengan robot terbanyak di dunia, bahkan melampaui raksasa manufaktur tradisional seperti AS , Jerman, dan Jepang.
Hanya Korea Selatan dan Singapura yang memiliki kepadatan robot per pekerja yang lebih tinggi.
Perjalanan China untuk menjadi pemimpin global dalam otomasi industri tidak terjadi secara kebetulan.
Lihat Juga :