Raksasa Teknologi Terguncang: Apple Kehilangan USD300 Miliar Akibat Tarif Trump

Sabtu, 05 April 2025 - 17:41 WIB
Trump mengumumkan tarif yang akan berdampak pada sekitar 185 negara, termasuk mitra dagang terbesar Amerika Serikat. Tarif timbal balik tambahan, misalnya, akan mencakup tarif 34% untuk impor dari China, tarif 20% untuk impor dari Uni Eropa, 46% untuk impor dari Vietnam, 32% untuk impor dari Taiwan, dan 26% untuk India — semuanya mulai berlaku pada 9 April.

Khususnya, tambahan pajak 34% untuk China akan ditambahkan ke tarif 20% yang sudah ada di negara itu, yang berarti total tarif akan naik menjadi 54%. China adalah pusat produksi terpenting Apple, dengan sekitar 85% iPhone diproduksi di sana.

“Apple memproduksi hampir semua iPhone mereka di China, dan pertanyaannya adalah seputar pengecualian dan pembebasan pada kebijakan tarif ini jika perusahaan-perusahaan tersebut membangun lebih banyak operasi, pabrik, dan fasilitas di AS seperti yang diumumkan Apple pada bulan Februari," kata analis Wedbush, Dan Ives.

Saat ketegangan perdagangan meningkat, Apple bergerak untuk meningkatkan rantai pasokannya di luar China, meningkatkan manufaktur di tempat-tempat seperti India dan Vietnam.

Tetapi dengan pengumuman tarif baru yang akan berdampak pada negara-negara tersebut juga, ruang untuk bernapas menjadi terbatas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!