Bos Epic Games Sebut Apple dan Google Lakukan Monopoli dan Berbisnis ala Mafia

Jum'at, 04 April 2025 - 17:41 WIB
Pengadilan mengatakan pengembang aplikasi sekarang harus dapat menautkan ke mekanisme pembelian lain selain mekanisme Apple sendiri.

Di atas panggung, Sweeney sekali lagi mengecam perusahaan teknologi besar atas praktik mereka dan "kepatuhan jahat" mereka terhadap keputusan pengadilan.

"Kenyataannya yang menyedihkan adalah bahwa Apple dan Google bukan lagi perusahaan yang beritikad baik dan taat hukum," kata Sweeney. "Mereka dijalankan, dalam banyak hal, sebagai bisnis ala gangster yang akan melakukan apa pun yang mereka pikir bisa lolos. Jika mereka berpikir bahwa denda akan lebih murah daripada kehilangan pendapatan dari praktik ilegal, mereka selalu melanjutkan praktik ilegal dan membayar denda."

Eksekutif game tersebut menunjukkan bagaimana praktik perusahaan teknologi tersebut merugikan bisnisnya.

Misalnya, ketika pengguna Android mencoba memasang Epic Games Store di smartphone mereka, Google memperingatkan mereka bahwa perangkat lunak tersebut berasal dari "sumber yang tidak dikenal" dan mungkin membahayakan perangkat mereka.

"Aksi menakut-nakuti pengguna" ini, seperti yang Sweeney sebut, dimaksudkan untuk memperingatkan pengguna tentang bahaya memasang aplikasi non-Play Store. Dia mengatakan hal tersebut mengakibatkan 50-60% pengguna menghentikan upaya mereka untuk menginstal perangkat lunak tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!