Cakar Raksasa Milik Makhluk Berbulu Berukuran Besar Ditemukan
Senin, 31 Maret 2025 - 09:03 WIB
Cakar Raksasa Milik Mahkluk Berbulu Ditemukan. FOTO/ IFL SCIENCE
BEIJING - Dinosaurus berbulu ditemukan dengan tangan yang sangat terawat memiliki dua jari, yang masing-masing ujungnya memiliki cakar raksasa seperti cakar burung pemangsa.
BACA JUGA - Asal Usul Grogol Jakbar, Dulunya Tempat Bermukim Binatang Buas
Spesimen fosil luar biasa yang ditemukan di Mongolia tenggara memberi para peneliti gambaran yang jelas tentang seperti apa cakar itu dalam kehidupan nyata, dengan selubung keratinnya masih terlihat jelas, yang memanjangkan tulang-tulangnya menjadi cakar yang mengerikan.
Dalam studi yang mereka terbitkan, sebuah tim yang dipimpin oleh ahli paleontologi Yoshitsugu Kobayashi dari Universitas Hokkaido di Jepang menganalisis penampilan fosil, kemiripan dengan kerabatnya, dan konteks geologis untuk menentukan di mana menempatkan dinosaurus ini dalam catatan kita.
Mereka menamakannya Duonychus tsogtbaatari, dengan genus yang berarti ‘dua cakar’ dalam bahasa Yunani, dan nama spesies yang menghormati ahli paleontologi Mongolia Khishigjav Tsogtbaatar.
Fosil tersebut digali dari endapan sedimen Cretaceous di Gurun Gobi oleh tim peneliti dari Akademi Ilmu Pengetahuan Mongolia pada tahun 2012.
BACA JUGA - Asal Usul Grogol Jakbar, Dulunya Tempat Bermukim Binatang Buas
Spesimen fosil luar biasa yang ditemukan di Mongolia tenggara memberi para peneliti gambaran yang jelas tentang seperti apa cakar itu dalam kehidupan nyata, dengan selubung keratinnya masih terlihat jelas, yang memanjangkan tulang-tulangnya menjadi cakar yang mengerikan.
Dalam studi yang mereka terbitkan, sebuah tim yang dipimpin oleh ahli paleontologi Yoshitsugu Kobayashi dari Universitas Hokkaido di Jepang menganalisis penampilan fosil, kemiripan dengan kerabatnya, dan konteks geologis untuk menentukan di mana menempatkan dinosaurus ini dalam catatan kita.
Mereka menamakannya Duonychus tsogtbaatari, dengan genus yang berarti ‘dua cakar’ dalam bahasa Yunani, dan nama spesies yang menghormati ahli paleontologi Mongolia Khishigjav Tsogtbaatar.
Fosil tersebut digali dari endapan sedimen Cretaceous di Gurun Gobi oleh tim peneliti dari Akademi Ilmu Pengetahuan Mongolia pada tahun 2012.
Lihat Juga :