Kejahatan AI Merajalela, China Awasi Penggunaan Kecerdasan Buatan
Minggu, 16 Maret 2025 - 19:19 WIB
Kejahatan menggunakan AI Merajalela. FOTO. DAILY
BEIJING - Pihak berwenang China mengeluarkan pedoman pada hari Jumat yang mewajibkan pelabelan pada semua konten yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan, yang bertujuan untuk memerangi penyalahgunaan AI dalam penyebaran informasi palsu.
BACA JUGA - Kecerdasan Buatan Google Mulai Bisa Digunakan
Kantor Berita Emirates (WAM) melaporkan bahwa peraturan tersebut, yang dikeluarkan bersama oleh Administrasi Dunia Maya China, Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi, Kementerian Keamanan Publik, dan Administrasi Negara Radio dan Televisi, akan mulai berlaku pada 1 September.
Seorang juru bicara Badan Keamanan Siber mengatakan langkah tersebut bertujuan untuk "mengakhiri penyalahgunaan teknologi generatif AI dan penyebaran informasi palsu."
WAM mengutip China Daily yang melaporkan bahwa pedoman tersebut menetapkan bahwa konten yang dihasilkan atau disintesis menggunakan teknologi AI, termasuk teks, gambar, audio, video, dan adegan virtual, harus diberi label yang jelas dan tidak terlihat.
BACA JUGA - Kecerdasan Buatan Google Mulai Bisa Digunakan
Kantor Berita Emirates (WAM) melaporkan bahwa peraturan tersebut, yang dikeluarkan bersama oleh Administrasi Dunia Maya China, Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi, Kementerian Keamanan Publik, dan Administrasi Negara Radio dan Televisi, akan mulai berlaku pada 1 September.
Seorang juru bicara Badan Keamanan Siber mengatakan langkah tersebut bertujuan untuk "mengakhiri penyalahgunaan teknologi generatif AI dan penyebaran informasi palsu."
WAM mengutip China Daily yang melaporkan bahwa pedoman tersebut menetapkan bahwa konten yang dihasilkan atau disintesis menggunakan teknologi AI, termasuk teks, gambar, audio, video, dan adegan virtual, harus diberi label yang jelas dan tidak terlihat.
Lihat Juga :