TikTok Luncurkan Feed STEM di Indonesia: Edukasi Sains dan Teknologi untuk Generasi Muda
Jum'at, 07 Maret 2025 - 10:03 WIB
Angga mengatakan, di Indonesia, feed STEM akan tersedia secara otomatis bagi pengguna berusia di bawah 18 tahun. Konten edukasi yang dihadirkan para kreator juga diyakini dapat menumbuhkan minat anak muda dalam mencari pengetahuan.
"Kami percaya hal ini tidak hanya akan menumbuhkan minat generasi muda terhadap STEM, tapi juga mendorong terciptanya talenta STEM bagi Indonesia di masa depan," kata Angga.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Komunikasi dan Digital Bonifasius Wahyu Pudjianto memberikan apresiasi terhadap TikTok. Sebab, hadirnya feed STEM akan membuat masyarakat Indonesia tak hanya mendapat informasi tapi juga edukasi.
"STEM tadi ya, itu luar biasa. tentu ini sejalan ya dengan komitmen kami dari pemerintah agar mendorong ekosistem digital itu sifatnya inklusif ya kepada semua pihak dan memiliki nilai tambah serta produktivitas yang lebih tinggi," ujar Bodifasius.
Seperti diketahui, saat ini masyarakat Indonesia mendapatkan informasi pertama melalui platform media sosial. Oleh sebab itu, kehadiran feed STEM dikatakan Bonifasius menjadi langkah inovatif agar masyarakat Indonesia juga dapat teredukasi dengan baik.
"Kami percaya hal ini tidak hanya akan menumbuhkan minat generasi muda terhadap STEM, tapi juga mendorong terciptanya talenta STEM bagi Indonesia di masa depan," kata Angga.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Komunikasi dan Digital Bonifasius Wahyu Pudjianto memberikan apresiasi terhadap TikTok. Sebab, hadirnya feed STEM akan membuat masyarakat Indonesia tak hanya mendapat informasi tapi juga edukasi.
"STEM tadi ya, itu luar biasa. tentu ini sejalan ya dengan komitmen kami dari pemerintah agar mendorong ekosistem digital itu sifatnya inklusif ya kepada semua pihak dan memiliki nilai tambah serta produktivitas yang lebih tinggi," ujar Bodifasius.
Seperti diketahui, saat ini masyarakat Indonesia mendapatkan informasi pertama melalui platform media sosial. Oleh sebab itu, kehadiran feed STEM dikatakan Bonifasius menjadi langkah inovatif agar masyarakat Indonesia juga dapat teredukasi dengan baik.
Lihat Juga :