Open-Source Alibaba Terbukti Melebihi Kecerdasan AI Meta dan OpenAI

Minggu, 02 Februari 2025 - 08:45 WIB
Sebelumnya, model DeepSeek R1 dengan bobot terbuka (open-weight) menggemparkan dunia setelah diklaim lebih unggul dan lebih hemat biaya dibandingkan pesaingnya dari Amerika Serikat.

Kini, Alibaba mengklaim bahwa Qwen2.5-Max, yang juga bersifat sebagian open-source, bahkan lebih mengesankan melewati berbagai model pesaing dalam berbagai uji coba yang dilakukan perusahaan.

"Dalam uji benchmark seperti Arena-Hard, LiveBench, LiveCodeBench, GPQA-Diamond, dan MMLU-Pro, Qwen2.5-Max sebanding dengan [Claude-3.5-Sonnet dari Anthropic], dan hampir sepenuhnya melampaui [GPT-4o dari OpenAI], DeepSeek-V3, serta [Llama-3.1-405B dari Meta],” tulis perwakilan Alibaba dalam pernyataan yang diterjemahkan di WeChat pada 28 Januari 2024.

Pengumuman ini datang di tengah ketidakpastian bagi perusahaan teknologi Amerika. Setelah peluncuran DeepSeek R1, chatbot AI tersebut dengan cepat melampaui ChatGPT dan menjadi aplikasi gratis paling banyak diunduh di Apple App Store AS.

Klaim DeepSeek bahwa mereka mencapai hasil lebih baik dengan biaya pelatihan dan operasional yang jauh lebih rendah mengejutkan dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!