WhatsApp Disusupi Spyware! HP Jadi Mata-mata di Saku Anda?

Sabtu, 01 Februari 2025 - 09:31 WIB
Francesco Cancellato, editor-in-chief dari surat kabar online Italia Fanpage.it, mengungkapkan bahwa dirinya adalah salah satu jurnalis yang menjadi sasaran serangan tersebut. WhatsApp telah memberi tahu Cancellato bahwa mereka telah menghentikan serangan tersebut pada bulan Desember.

WhatsApp bekerja sama dengan Citizen Lab, sebuah laboratorium penelitian keamanan siber yang berbasis di Munk School of Global Affairs di Universitas Toronto, untuk melacak kampanye spyware.

HP Jadi Mata-mata di Saku

John Scott-Railton, peneliti senior di Citizen Lab, mengatakan bahwa serangan seperti ini dapat "mengubah telepon menjadi mata-mata di saku Anda."

"Ketika ponsel terinfeksi, operator spyware tersebut biasanya dapat melakukan apa saja yang Anda lakukan sebagai pengguna pada ponsel," kata Scott-Railton. "Mereka dapat mengakses pesan terenkripsi Anda, obrolan Anda, melihat foto Anda, menjelajahi pesan Anda, mendengarkan memo suara Anda, melihat catatan Anda, membaca kontak Anda, mendapatkan kata sandi Anda, dan juga melakukan sejumlah hal yang tidak dapat Anda lakukan, seperti secara diam-diam mengaktifkan mikrofon untuk mendengarkan percakapan yang mungkin Anda lakukan di ruangan, atau menghidupkan kamera."

WhatsApp bekerja sama dengan Citizen Lab pada tahun 2019 ketika layanan chat tersebut menggugat perusahaan pengawasan Israel NSO Group, menuduhnya membantu mata-mata pemerintah untuk membobol ponsel lebih dari seribu pengguna, termasuk jurnalis, diplomat, pejabat pemerintah senior, dan dissident politik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!