Dari Mana Asal Marmer Thassos? Rahasia yang Membuat Lantai Masjidilharam Tetap Dingin
Rabu, 22 Januari 2025 - 20:31 WIB
Pulau Thassos adalah salah satu pulau terbesar di Laut Aegea yang dikenal sebagai "Pulau Marmer." Julukan itu tak terlepas dari sejarah panjang keberadaannya dalam penambangan marmer.
Sejak lama, tambang marmer di pulau Thassos sudah dikenal banyak orang. Bangsa Yunani dan Romawi dulu bahkan disebutkan sering memakai marmer dari sana untuk membangun monumen dan gedung megah.
Pada karakteristiknya, marmer Thassos sangat terkenal karena warnanya yang putih bersih. Keindahannya itu berasal dari komponen utama marmer yang terdiri dari dolomit 86%, kalsit 12% dan kuarsa 2%.
Selain kemurniannya yang terjaga, ada beberapa alasan lain yang menjadikan marmer Thassos sangat dicari. Di antaranya karena kemampuannya menahan perubahan suhu dengan sangat baik.
Menurut penjelasan beberapa sumber, kemampuan itu disebabkan tingkat reflektifitas yang tinggi dan porositas yang rendah dari marmer Thassos. Marmer ini tidak mudah menyerap panas, sehingga permukaannya tetap dingin meskipun terpapar terik matahari sepanjang hari.
Sejak lama, tambang marmer di pulau Thassos sudah dikenal banyak orang. Bangsa Yunani dan Romawi dulu bahkan disebutkan sering memakai marmer dari sana untuk membangun monumen dan gedung megah.
Pada karakteristiknya, marmer Thassos sangat terkenal karena warnanya yang putih bersih. Keindahannya itu berasal dari komponen utama marmer yang terdiri dari dolomit 86%, kalsit 12% dan kuarsa 2%.
Selain kemurniannya yang terjaga, ada beberapa alasan lain yang menjadikan marmer Thassos sangat dicari. Di antaranya karena kemampuannya menahan perubahan suhu dengan sangat baik.
Menurut penjelasan beberapa sumber, kemampuan itu disebabkan tingkat reflektifitas yang tinggi dan porositas yang rendah dari marmer Thassos. Marmer ini tidak mudah menyerap panas, sehingga permukaannya tetap dingin meskipun terpapar terik matahari sepanjang hari.
Lihat Juga :