Mengapa Orang Yahudi Cerdas, Pintar, dan Kaya? Berikut Hasil Risetnya
Jum'at, 17 Januari 2025 - 17:27 WIB
Sudah sejak masa pengasingan Babilonia di abad ke enam SM hingga penghancuran Kuil Kedua, bangsa Yahudi bertumpu pada dua pilar utama yakni ritual yang dilakukan di dalam kuil dan pembacaan Taurat tertulis.
Ditaklukkannya Yerusalem oleh Romawi membuat tidak adanya pusat ritual yang nyata dan pusat kelangsungan hidup bangsa Yahudi menjadi bergantung pada kemampuannya untuk menciptakan sebuah alternatif yang dapat beradaptasi dengan kondisi yang baru.
Sehingga membaca dan mempelajari kitab Taurat menjadi kewajiban bagi bangsa Yahudi untuk menjamin kesinambungan hidup. Bahkan setiap laki-laki ditugaskan untuk bisa membekali anak-anaknya membaca dan menulis sejak usia dini.
Meski banyak ilmuwan dan orang-orang cerdas yang berasal dari bangsa Yahudi, namun tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa orang Yahudi secara genetik lebih cerdas atau pintar dari kelompok etnis atau agama lainnya.
Apapun kemampuan akademik atau intelektual yang dimiliki seseorang, lebih dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan faktor personal seperti motivasi, bakat, dan peluang pendidikan.
Bahkan dalam rtikel Dr Stephen Carr Leon patut menjadi renungan bersama. Stephen menulis dari pengamatan langsung.
Setelah berada selama tiga tahun di Israel karena menjalani housemanship di beberapa rumah sakit di sana. Dirinya melihat ada beberapa hal yang menarik yang dapat ditarik sebagai bahan tesisnya, yaitu, “Mengapa Yahudi Pintar?”
Ditaklukkannya Yerusalem oleh Romawi membuat tidak adanya pusat ritual yang nyata dan pusat kelangsungan hidup bangsa Yahudi menjadi bergantung pada kemampuannya untuk menciptakan sebuah alternatif yang dapat beradaptasi dengan kondisi yang baru.
Sehingga membaca dan mempelajari kitab Taurat menjadi kewajiban bagi bangsa Yahudi untuk menjamin kesinambungan hidup. Bahkan setiap laki-laki ditugaskan untuk bisa membekali anak-anaknya membaca dan menulis sejak usia dini.
Meski banyak ilmuwan dan orang-orang cerdas yang berasal dari bangsa Yahudi, namun tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa orang Yahudi secara genetik lebih cerdas atau pintar dari kelompok etnis atau agama lainnya.
Apapun kemampuan akademik atau intelektual yang dimiliki seseorang, lebih dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan faktor personal seperti motivasi, bakat, dan peluang pendidikan.
Bahkan dalam rtikel Dr Stephen Carr Leon patut menjadi renungan bersama. Stephen menulis dari pengamatan langsung.
Setelah berada selama tiga tahun di Israel karena menjalani housemanship di beberapa rumah sakit di sana. Dirinya melihat ada beberapa hal yang menarik yang dapat ditarik sebagai bahan tesisnya, yaitu, “Mengapa Yahudi Pintar?”
Lihat Juga :