China Pertimbangkan Jual TikTok AS ke Elon Musk, Lobi-lobi Tingkat Tinggi untuk Hindari Pemblokiran?
Selasa, 14 Januari 2025 - 13:40 WIB
China sedang mempertimbangkan untuk menjual TikTok ke Elon Musk agar tidak diblokir. Foto: ist
JAKARTA - Nasib TikTok di Amerika Serikat (AS) masih "digantung" ketidakpastian. Di tengah upaya ByteDance untuk melawan larangan kontroversial terhadap aplikasi video pendek tersebut, pejabat China dilaporkan sedang mengevaluasi opsi penjualan TikTok AS ke Elon Musk.
Para hakim mengisyaratkan selama argumen pada 10 Januari 2025 bahwa mereka kemungkinan akan menguatkan undang-undang tersebut. Sebagai tanggapan, pejabat senior Tiongkok telah mulai memperdebatkan rencana kontingensi untuk TikTok, salah satunya melibatkan Musk.
Musk menghabiskan lebih dari USD250 juta (sekitar Rp3,95 triliun) untuk mendukung pemilu sang Presiden, dan telah dipilih untuk peran penting dalam meningkatkan efisiensi pemerintah setelah Presiden Republik menjabat.
"Lobi-lobi" untuk Menyelamatkan TikTok
Pejabat China sebenarnya lebih memilih TikTok tetap berada di bawah kepemilikan ByteDance. Namun, perusahaan tersebut sedang mengajukan banding atas larangan yang akan datang ke Mahkamah Agung AS.Para hakim mengisyaratkan selama argumen pada 10 Januari 2025 bahwa mereka kemungkinan akan menguatkan undang-undang tersebut. Sebagai tanggapan, pejabat senior Tiongkok telah mulai memperdebatkan rencana kontingensi untuk TikTok, salah satunya melibatkan Musk.
Elon Musk: "Sekutu" Dekat Presiden AS
Potensi kesepakatan profil tinggi dengan salah satu sekutu terdekat Presiden AS memiliki daya tarik bagi pemerintah Tiongkok, yang diharapkan memiliki suara dalam apakah TikTok pada akhirnya dijual.Musk menghabiskan lebih dari USD250 juta (sekitar Rp3,95 triliun) untuk mendukung pemilu sang Presiden, dan telah dipilih untuk peran penting dalam meningkatkan efisiensi pemerintah setelah Presiden Republik menjabat.
Skenario Penjualan TikTok AS ke Musk
Salah satu skenario yang telah dibahas oleh pemerintah Tiongkok adalah X milik Musk — sebelumnya Twitter — akan mengambil alih kendali TikTok AS dan menjalankan bisnis bersama-sama.Lihat Juga :