Lebih Dulu Zigot atau Embrio? Perspektif Al-Quran dan Sains Modern

Rabu, 11 Desember 2024 - 12:00 WIB
- Implantasi: Blastocyst menempel di dinding rahim.

- Embrio: Blastocyst berkembang menjadi embrio, di mana organ-organ tubuh mulai terbentuk.

- Janin: Setelah minggu ke-8, embrio disebut sebagai janin dan terus berkembang hingga lahir.

Baca Juga: Bumame dan NGI Kolaborasi Hadirkan Skrining Genetik Embrio di Indonesia

Al-Qur'an dan Embriologi Modern

Menariknya, uraian Al-Qur'an tentang tahapan perkembangan manusia memiliki kesesuaian dengan penemuan embriologi modern.

Keith L. Moore, seorang profesor embriologi dan anatomi, mengakui hal ini dalam bukunya "The Developing Human: Clinically Oriented Embryology". Ia menyatakan bahwa deskripsi Al-Qur'an tentang perkembangan embrio sangat akurat dan sesuai dengan pengetahuan ilmiah modern.

Kesimpulan

Al-Qur'an dan sains modern memberikan gambaran yang harmonis tentang awal mula kehidupan manusia dan tahapan perkembangannya.

Keduanya sepakat bahwa zigot, yang terbentuk dari penyatuan sel sperma dan sel telur, adalah fase pertama dalam perkembangan manusia, yang kemudian berkembang menjadi embrio. Kesesuaian antara wahyu dan penemuan ilmiah ini menunjukkan keajaiban Al-Qur'an dan menguatkan kebenaranajaranIslam.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!