Peran Kecerdasan Buatan dalam Transformasi Digital

Kamis, 05 Desember 2024 - 20:17 WIB
“Di industri perkebunan karet, penggunaan digital farming dengan dukungan teknologi kecerdasan buatan mampu meminimalisir hilangnya produksi karena salah timbang dan hilangnya presensi hingga mencapai total Rp51.75 miliar per tahun,” ungkap Lutfi.

Di industri keuangan yaitu asuransi, platform digital berbasis AI mempercepat verifikasi klaim, mendeteksi fraud, dan memberikan penilaian otomatis. Dengan teknologi inovatif seperti OCR dan scoring AI, platform berbasis AI menghadirkan efisiensi, akurasi, dan transparansi dalam proses klaim asuransi. Setiap hari, mampu mengelola ribuan invoice dari ribuan rumah sakit di seluruh Indonesia. Manfaatnya, menghadirkan efisiensi operasional perusahaan dan membantu fraud detection.

“Sedangkan di dunia kesehatan, asisten virtual dapat memberikan informasi bagi pasien mengenai interaksi antar obat dan interaksi antara obat dengan makanan. Ini sangat membantu keamaman dan efektivitas obat yang dikonsumsi pasien.”

“Dampak transformasi digital yang memanfaatkan kecerdasan buatan sangat signifikan, baik di internal maupun eksternal, seperti mitra bisnis, pelanggan dan masyarakat,” tegas Lutfi.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!