Microsoft Bangun Pusat Data dengan Kayu untuk Kurangi Emisi Karbon
Senin, 04 November 2024 - 15:02 WIB
Penggunaan kayu CLT diharapkan dapat mengurangi jejak karbon pembangunan pusat data sebesar 35% dan mengurangi gas rumah kaca sebesar 65%.
Menariknya, meningkatnya penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang membutuhkan konsumsi listrik dan air yang lebih tinggi sebagai pendingin tampaknya mempersulit tidak hanya bagi mereka, tetapi juga bagi banyak perusahaan teknologi lainnya.
Untuk itu, Microsoft mencoba sesuatu yang baru, di mana mereka mulai mengembangkan pusat data yang kerangka eksternalnya dibangun menggunakan kayu laminasi silang (CLT) untuk mengurangi jejak karbon.
Dalam video yang dirilis Intel baru-baru ini, mereka sedang mengembangkan pusat data baru di Virginia Utara, di mana Microsoft akan mengganti baja dan beton yang digunakan untuk lantai dan dinding dengan kayu CLT.
Seperti dilansir dari CNET, lapisan beton tipis akan digunakan untuk memastikan kayu CLT ini tahan lebih lama.
Menariknya, meningkatnya penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang membutuhkan konsumsi listrik dan air yang lebih tinggi sebagai pendingin tampaknya mempersulit tidak hanya bagi mereka, tetapi juga bagi banyak perusahaan teknologi lainnya.
Untuk itu, Microsoft mencoba sesuatu yang baru, di mana mereka mulai mengembangkan pusat data yang kerangka eksternalnya dibangun menggunakan kayu laminasi silang (CLT) untuk mengurangi jejak karbon.
Dalam video yang dirilis Intel baru-baru ini, mereka sedang mengembangkan pusat data baru di Virginia Utara, di mana Microsoft akan mengganti baja dan beton yang digunakan untuk lantai dan dinding dengan kayu CLT.
Seperti dilansir dari CNET, lapisan beton tipis akan digunakan untuk memastikan kayu CLT ini tahan lebih lama.
Lihat Juga :