Inilah Henry si Buaya Tertua di Dunia: 123 Tahun, 10.000 Keturunan!

Rabu, 09 Oktober 2024 - 12:00 WIB
3. Adaptasi sensorik yang luar biasa: Henry memiliki reseptor tekanan khusus yang disebut "organ sensorik integumen" yang terletak di kulitnya. Reseptor ini memungkinkannya mendeteksi perubahan tekanan air dan merasakan gerakan mangsa atau predator, bahkan dalam kegelapan total.

Baca Juga: Nelayan Diserang Ikan Aneh Berukuran Besar Mirip Buaya

Warisan Henry

Henry menarik ribuan pengunjung setiap tahun ke Crocworld. Warisannya tidak hanya tentang umur panjangnya, tetapi juga tentang nilai edukasi yang ia berikan. Melalui Henry, para ilmuwan telah mempelajari biologi penuaan pada reptil dan memperoleh wawasan yang lebih baik tentangspesiesnya.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!