Serangan Siber Berbasis AI Semakin Sporadis

Selasa, 24 September 2024 - 10:38 WIB
Dengan mengintegrasikan intelijen ancaman berbasis AI yang canggih dengan sistem keamanan otomatis, kemitraan ini bertujuan untuk memberikan Pusat Operasi Keamanan (Security Operations Center/SOC) perusahaan telekomunikasi visibilitas yang belum pernah ada sebelumnya terhadap lalu lintas sinyal serta validasi yang kuat terhadap serangan dunia nyata.

"Bersama-sama, kami berkomitmen untuk membangun kompetensi lokal dan menerapkan strategi canggih berbasis riset untuk memastikan keamanan dan ketahanan jangka Panjang infrastruktur telekomunikasi," tuturAmit Nath, Co-Founder & CEO SecurityGen.

Sementara itu Joji Yamamoto, Presiden Direktur NEC Indonesia, mengatakan, di Indonesia, kami telah melihat pertumbuhan yang pesat dalam layanan cloud, perangkat yang terhubung, dan pengguna Internet untuk Segala (Internet of Things/IoT).

'' NEC Indonesia menyambut baik kemitraan dengan SecurityGen untuk bekerja sama dalam meningkatkan keamanan jaringan di Indonesia, melindungi aset informasi melalui pengenalan dan pengoperasian langkah- langkah melawan serangan siber." tegas Joji.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!