Keren! Aplikasi Ini Antarkan Produk UMKM Indonesia ke Pasar Global
Rabu, 18 September 2024 - 07:27 WIB
Master Bagasi memudahkan penggunanya belanja produk Indonesia lalu dikirim ke luar negeri. Foto/Ist
JAKARTA - Kemajuan teknologi tak hanya membuat kawula muda terbuai. Inovasi yang mereka ciptakan bahkan berhasil mengantarkan produk-produk UMKM Indonesia ke pasar global, seperti aplikasi Master Bagasi, karya Amir Hamzah.
Platform jual-beli tersebut bisa memudahkan penggunanya untuk belanja produk Indonesia lalu dikirim ke luar negeri.
Amir Hamzah selaku Founder dan CEO dari aplikasi tersebut menjelaskan Master Bagasi adalah platform Cross Border E- Commerce pertama buatan Indonesia yang bertujuan menyebarluaskan produk-produk terbaik asli Indonesia ke seluruh dunia.
Selain menjadi wadah jual-beli produk asli Indonesia, Master Bagasi juga menyediakan fitur pengiriman barang dari Indonesia ke luar negeri.
“Lewat Master Bagasi, diaspora kini dapat berbelanja produk Indonesia sekaligus mengirimkan barang ke luar negeri dalam satu aplikasi secara mudah. Master Bagasi menjadi Cross Border E- Commerce Indonesia Pertama yang telah diunduh lebih dari 20.000 kali, baik di App Store maupun Play Store, di 110 negara dunia,” kata Hamzah, dalam keterangan tertulis, Kamis, (19/9/2024).
Platform jual-beli tersebut bisa memudahkan penggunanya untuk belanja produk Indonesia lalu dikirim ke luar negeri.
Amir Hamzah selaku Founder dan CEO dari aplikasi tersebut menjelaskan Master Bagasi adalah platform Cross Border E- Commerce pertama buatan Indonesia yang bertujuan menyebarluaskan produk-produk terbaik asli Indonesia ke seluruh dunia.
Selain menjadi wadah jual-beli produk asli Indonesia, Master Bagasi juga menyediakan fitur pengiriman barang dari Indonesia ke luar negeri.
“Lewat Master Bagasi, diaspora kini dapat berbelanja produk Indonesia sekaligus mengirimkan barang ke luar negeri dalam satu aplikasi secara mudah. Master Bagasi menjadi Cross Border E- Commerce Indonesia Pertama yang telah diunduh lebih dari 20.000 kali, baik di App Store maupun Play Store, di 110 negara dunia,” kata Hamzah, dalam keterangan tertulis, Kamis, (19/9/2024).
Lihat Juga :