Surat Einstein tentang Bom Nuklir Terjual Rp61,7 Miliar

Jum'at, 13 September 2024 - 13:26 WIB
Dokumen dua halaman itu ditulis dan ditandatangani oleh Albert Einstein pada tahun 1939, beberapa minggu sebelum Perang Dunia II dimulai. Einstein menulis tentang upaya Nazi Jerman pada program nuklir, menyarankan bahwa hal itu dapat mengarah pada pembuatan bom yang sangat kuat. Lantaran itu dia meminta tindakan cepat, mendesak Washington untuk menimbun uranium dan mulai mengembangkan bom atom.

Baca Juga: Liga Dunia Muslim: Si Genius Einstein Bukan Orang Ateis

Surat Einstein kemudian diperluas oleh muridnya, Leo Szilard, dan sekelompok ilmuwan lainnya. Surat itu disampaikan ke Gedung Putih dan sekarang merupakan bagian dari koleksi permanen Perpustakaan & Museum Presiden FDR di New York.

Surat pendek tersebut terjual di Christie's pada hari Selasa sebagai bagian dari lelang artefak milik pendiri Microsoft, Paul Allen, yang meninggal pada tahun 2018 pada usia 65 tahun.

Belakangan Einstein dikabarkan menyesali surat tersebut karena perannya dalam membuat AS menjadi satu-satunya negara saat itu yang memproduksi senjata nuklir. Dia dikutip pada tahun 1947 mengatakan,"Seandainya saya tahu bahwa Jerman tidak akan berhasil membuat bom atom, saya tidak akan pernah mengangkat jari."
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!