Ternyata Hal Ini yang Membuat Pendiri Telegram Ditangkap

Kamis, 29 Agustus 2024 - 22:31 WIB
Penangkapannya terjadi di tengah penyelidikan awal terhadap kurangnya moderasi dan kerja sama Telegram dengan penegak hukum mengenai perdagangan narkoba, penipuan, dan pelanggaran terkait pelecehan anak di platform media sosial, menurut media lokal.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan setelah penangkapan Durov, Telegram mengatakan layanan pesan online-nya mematuhi hukum Uni Eropa (UE) dan tidak melanggar peraturan apa pun.

Menurut jaksa, pihak berwenang Prancis telah meluncurkan penyelidikan awal terhadap Durov sejak beberapa waktu lalu, ia diduga terlibat dalam perdagangan narkoba, penipuan dan beberapa pelanggaran terkait pelecehan anak karena kurangnya intervensi pada Telegram dan kurangnya kerja sama dengan pihak berwenang.

Awalnya tidak jelas mengapa Durov, yang lahir di Rusia dan memegang kewarganegaraan Prancis, melakukan perjalanan ke Paris saat dicari di Prancis.

Telegram, aplikasi perpesanan populer, telah lama menghadapi tuduhan tidak mengambil sikap tegas terhadap ujaran kebencian dan aktivitas ilegal lainnya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!