Platipus & Echidna: Mamalia Misterius yang Bertelur, Kok Bisa?

Sabtu, 17 Agustus 2024 - 07:21 WIB

5. Echidna Jambul Sir David (Zaglossus attenboroughi): Penghormatan untuk Sang Legenda

Echidna jambul Sir David adalah spesies echidna yang baru ditemukan pada tahun 2007 di dataran tinggi Papua. Spesies ini dinamai untuk menghormati naturalis terkenal Sir David Attenborough. Mereka memiliki ciri khas jambul panjang dan moncong yang melengkung ke bawah. Seperti echidna lainnya, mereka bertelur dan menyimpan telur dalam kantong perut hingga menetas.

Fakta Menarik tentang Echidna Jambul Sir David:

- Echidna jambul Sir David adalah salah satu mamalia paling langka di dunia, dengan populasi yang diperkirakan hanya beberapa ratus individu.

- Mereka hidup di hutan hujan pegunungan yang terpencil dan sulit diakses, sehingga penelitian tentang mereka masih terbatas.

- Echidna jambul Sir David terancam punah karena perburuan dan hilangnya habitat.

Monotreme: Jembatan Evolusi antara Reptil dan Mamalia

Kelima mamalia bertelur ini termasuk dalam kelompok monotreme, satu-satunya kelompok mamalia yang bertelur. Mereka menunjukkan adaptasi yang luar biasa dan sangat berbeda dari mamalia lain yang melahirkan anak secara langsung.

Monotreme memiliki beberapa ciri khas yang mirip dengan reptil dan burung, seperti:

Kloaka: Satu lubang untuk buang air, reproduksi, dan bertelur.

Telur: Bercangkang keras dan mengandung kuning telur yang kaya nutrisi.

Baca Juga: Selain Belut, Deretan Hewan Ini Berkulit Licin

Perawatan Anak: Menyusui anaknya setelah telur menetas, meskipun tidak memiliki puting susu. Susu dilepaskan melalui pori-pori kulit.

Adaptasi unik ini menjadikan monotreme sebagai jembatan evolusi antara reptil dan mamalia. Mereka memberikan petunjuk penting tentang bagaimana mamalia berevolusi dari nenek moyang reptil mereka jutaan tahunyanglalu.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!