Hancurkan Produk Israel, AS Bikin Sayembara Rp159 Miliar untuk Tangkap CyberAv3ngers

Sabtu, 10 Agustus 2024 - 16:00 WIB
Pada Oktober 2023, aktor CyberAv3ngers mengklaim bertanggung jawab atas serangan siber terhadap PLC Israel di saluran Telegram mereka.

“Sejak setidaknya 22 November 2023, aktor CyberAv3ngers telah membobol kredensial default di PLC ini di seluruh Amerika Serikat dan meninggalkan pesan di layar digital perangkat,” kata RFJ.

“Anda telah diretas, hancurkan Israel. Setiap peralatan ‘made in Israel’ adalah target CyberAv3ngers” adalah beberapa pesan yang ditampilkan di perangkat setelah peretasan.

Keenam orang di atas telah dikenakan sanksi oleh AS sejak Februari 2024. Barang dan properti mereka di AS telah disita dan semua transaksi dengan warga negara AS diblokir.

Baca Juga: Stasiun TV Iran Diretas, Hacker Tampilkan Foto Khamenei dengan Crosshair

Pejabat intelijen senior AS yang mengkhususkan diri dalam kontra-terorisme dan pemecahan kode, Malcolm Nance, mengatakan AS sangat rentan terhadap kampanye disinformasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!