Bitcoin Anjlok, Investor Kripto Ketar-Ketir! Tapi, Mungkinkah Ini Peluang Emas?
Rabu, 07 Agustus 2024 - 11:00 WIB
4. Adopsi Kripto yang Lambat: Pertumbuhan adopsi kripto dari produk-produk di ekosistem terdesentralisasi masih relatif minim.
“Investor Bitcoin dari pasar modal AS juga tidak terlihat mengambil reaksi besar atas koreksi yang terjadi,” tambah Fahmi. “ETF Ethereum spot bahkan membukukan netflow positif sebesar USD48,8 juta pada perdagangan hari Senin lalu (4/8/2024),” tambahnya.
Namun, Fahmi juga mengingatkan bahwa jika suku bunga diturunkan saat inflasi AS masih tinggi, ada kemungkinan suku bunga akan ditahan kembali, terutama jika inflasi kembali naik. Hal ini dapat menghambat reli yang akan berlangsung.
Apakah Ini Saatnya Beli?
Indeks Fear & Greed, yang mengukur sentimen pasar, menunjukkan area "extreme fear" di angka 17. Menurut Fahmi, situasi ini bisa menjadi peluang emas bagi investor untuk membeli aset kripto di harga yang relatif rendah.“Investor Bitcoin dari pasar modal AS juga tidak terlihat mengambil reaksi besar atas koreksi yang terjadi,” tambah Fahmi. “ETF Ethereum spot bahkan membukukan netflow positif sebesar USD48,8 juta pada perdagangan hari Senin lalu (4/8/2024),” tambahnya.
Optimisme Penambang Bitcoin
Para penambang Bitcoin sendiri masih optimis. Penurunan hash rate yang terjadi masih tergolong fluktuasi normal dan tidak mengindikasikan adanya penghentian operasi penambangan besar-besaran.Potensi Pergerakan Bitcoin ke Depannya
Fahmi melihat bahwa tren bullish Bitcoin masih mungkin bertahan. Periode Agustus-September bisa menjadi periode akumulasi bagi sebagian investor untuk bersiap menghadapi reli utama pada fase bullish kripto berikutnya, yang berpotensi terjadi setelah The Fed mengubah arah kebijakan suku bunga.Namun, Fahmi juga mengingatkan bahwa jika suku bunga diturunkan saat inflasi AS masih tinggi, ada kemungkinan suku bunga akan ditahan kembali, terutama jika inflasi kembali naik. Hal ini dapat menghambat reli yang akan berlangsung.
Rekomendasi untuk Investor
Di tengah ketidakpastian pasar, Reku menyarankan investor untuk mengambil keputusan yang cermat dan tidak tergesa-gesa. Fahmi menyarankan untuk mencari sumber informasi yang mudah dimengerti dan sudah mencakup analisis pasar.Lihat Juga :